Sabtu, 30 Juni 2018

Babinsa Bersama Para Petani Kelurahan Bendo Panen Padi


Bendo, Setelah melaksanakan pengamanan lebaran Idul Fitri 1439 H dan juga pengamanan terhadap pelaksanaan Pilkada serentak 2018 yang sudah dilaksanakan dengan lancar, aman dan damai. Para Babinsa Koramil 0804/13 Bendo selain melaksanakan tugas pokoknya sebagai Babinsa, Sekarang aktif kembali untuk melaksanakan pendampingan kepada para petani dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan.

Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tidak dapat melakukannya sendiri, namun butuh bantuan berupa partisipasi aktif semua elemen dalam masyarakat. Begitu juga pelibatan TNI dalam pendampingan swasembada pangan ini. Babinsa melaksanakan pendampingan kepada para petani mulai dari pengolahan lahan, pembibitan, tanam, penyiangan, pemupukan dan penyemprotan hama serta ikut dalam pendampingan panen padi. Hari ini Pelda sutoyo Babinsa Kelurahan Bendo ikut serta dalam panen padi disawah milik Bapak Suyono Poktan Rukun makmur 1 Kelurahan Bendo. (Sabtu, 30/06/18)

Dalam mewujudkan program pemerintah ini tidak sepenuhnya dapat berjalan dengan mudah karena harus menghadapi beberapa kendala yang bersifat klasik. Contohnya masih terjadi ketimpangan pusat produksi pertanian sangat besar. Hampir 40% dari luas persawahan yang ada diwilayah indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Kalau kita lihat luas pulau jawa hanya 7% dari luas daratan Indonesia yaitu sebesar 181 juta hektare. Sedangkan 60% penduduk Indonesia bertempat tinggal di pulau Jawa. Inilah yang menjadi kendala karena lahan sawah di pulau Jawa setiap tahun semakin menyusut dan hilang karena beralihnya fungsi untuk pemukiman atau perindustrian.

Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan diatas perlu adanya kerjasama antar elemen masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, Salah satunya mengajak peran TNI dalam pendampingan tanam padi ini. Dengan adanya peran TNI khususnya babinsa yang ada diwilayah diharapkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi para petani dan segera diatasi dengan bekerjasama dengan instansi terkait.

Babinsa berperan aktif dalam percepatan musim tanam sehingga jarak antara pasca panen dengan musim tanam kembali tidak terlalu lama, kemudian juga babinsa melaksanakan pengawasan terhadap pendistribusian pupuk agar pada saat para petani sudah mulai tanam padi tidak terjadi kelangkaan pupuk sehingga berdampak pada hasil panen nanti. Begitu juga babinsa ikut serta dalam pemeliharaan dengan berperan aktif mengecek kesawah-sawah sehingga apabila ada hama segera dilakukan penyemprotan agar cepat teratasi dan tidak menyebar ke tanaman padi lainnya.

Bapak Suyono kelompok tani rukun makmur 1 kelurahan bendo mengatakan bahwa untuk panen padi kali ini hasilnya meningkat dan lebih cepat dibanding tahun lalu. Walaupun ini musim tanam kedua namun hasilkan tidak kalah dengan yang pertama. Karena hama dan penyakit padi lainnya relatif berkurang. Bapak Suyono juga mengucapkan terimakasih kepada bapak babinsa yang selalu aktif dalam pendampingan ke petani maupun poktan kelurahan bendo  sehingga hasil panen meningkat. (R13)

Jumat, 29 Juni 2018

Babinsa Desa Soco Berikan Pendampingan Pengairan Sawah Di Desa Binaannya

                       
Bendo.  Babinsa Koramil 0804/13 Bendo setelah sibuk dengan pengamanan lebaran Idul Fitri 1439 H dan juga pengamanan pada  pelaksanaan Pilkada serentak 2018 yang sudah dilaksanakan dengan aman. Maka Babinsa Koramil 0804/13 Bendo termasuk Koptu Joko Susilo Babinsa Desa Soco kembali terjun ke sawah para petani untuk  melaksanakan pendampingan swasembada pangan dengan ikut serta dalam pengaturan irigasi yang berasal dari P2T, kerena sekarang musim kemarau satu-satunya irigasi berasal dari P2T jadi perlu pengawasan agar pembagian air bisa merata ke persawahan para petani. (Jumat, 29/06/18)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air untuk tanaman padi sebanyak 0,74 –1,2 Ltr/dtk/ha, atau 6,39 – 10,37 mm/hari/ha. Kebutuhan  air terbanyak  pada  saat  penyiapan lahan sampai tanam dan memasuki fase bunting sampai pengisian bulir padi.Kebutuhan air untuk pengolahan tanah sampai siap tanam (30 hari) mengkonsumsi air 20% dari total kebutuhan air untuk padi sawah dan fase bunting sampai pengisian bulir (15 hari) mengkonsumsi air sebanyak 35 %.

Berdasarkan data ditersebut perlu pengaturan dalam pengairan agar tanaman padi dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan hasil yang baik pula sesuai harapan petani. Apalagi sekarang ini baru memasuki musim kemarau dan wilayah desa soco untuk tanaman padi mulai keluar bulirnya sehingga perlu sekali irigasi yang bisa mengairi sawah mereka agar tanaman padi tersebut bisa tumbuh dengan sempurna.

Ketua kelompok tani sidodadi bapak sutopo dan masyarakat desa soco sangat senang apabila babinsa ikut serta dalam pengawasan pengairan ini sehingga dapat diatur giliran sawah mana yang harus didahulukan sesuai dengan keadaan sawahnya sehingga bisa merata mendapatkan air sesuai dengan kebutuhan sawah mereka. (R13)

Rabu, 27 Juni 2018

Serka Suhartanto Menghimbau Kepada Pendukung Paslon Untuk Menghormati Hasil Suara Pilkada


Kartoharjo. Babinsa Koramil 0804/08 Barat Serka Suhartanto menghadiri kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub Jawa Timur dan Pilbup Kab. Magetan yang diselenggarakan oleh PPK Kecamatan Kartoharjo, bertempat di Pendopo Kecamatan Kartoharjo, Magetan, Kamis (28/6/18).

Rapat pleno yang dilaksanakan tersebut, mendapatkan pengamanan dari pihak keamanan terkait, seperti dari Koramil, Polsek dan Linmas.

Rapat pleno yang diselenggarakan itu dihadiri oleh Forkopimcam Kartoharjo, Ketua PPK beserta anggota, Ketua PPS beserta anggota dan saksi masing-masing Paslon sekitar 85 orang, serta mendapatkan pengamanan dari pihak keamanan terkait, seperti dari Koramil, Polsek dan Linmas.

Serka Suhartanto yang turut hadir dalam kegiatan itu, menyampaikan kepada seluruh saksi dan pendukung masing-masing Paslon, agar menghormati hasil suara Pilkada yang telah ditentukan.

“Karena hal itu tentu merupakan pilihan rakyat dan wajar dalam sebuah pesta demokrasi jika terdapat yang menang atau kalah”, ujarnya.

Jalannya rapat pleno dipimpin oleh Kepala Divisi Teknis KPU Kecamatan Kartoharjo Tarmuji dengan meminta setiap Ketua PPS untuk membuka kotak suara yang tersegel dengan disaksikan Bawaslu, Panwaslu, serta pihak keamanan dan dilanjutkan dengan pembacaan Model C1 dari masing-masing Desa.

Tampak dari pantauan, jalannya rapat pleno sempat diwarnai dengan interupsi oleh masing-masing saksi dari pasangan calon, namun tetap berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Senin, 25 Juni 2018

Bati Tuud Koramil 0804/03 Panekan Menghadiri Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Panekan


Panekan. Batituud koramil 0804/03 Panekan pelda Sudarto mewakili Danramil bersama Forkopimca Panekan menghadiri acara peletakan Batu Pertama pembangunan kantor Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) bertempat di RT 07, RW 01 kel.  Panekan kecamatan Panekan. (senin, 25/06/18).

Hadir pula dalam acara tersebut Camat Panekan Bpk. Juri S. S. Sos, Danramil 03 Panekan diwakili oleh Batituud Pelda Sudarto, Kepala Kelurahan Panekan Bpk. Supeno, ketua BPKD bpk Parni, Perangkat Kecamatan Panekan, Perangkat Kelurahan Panekan. serta Warga masyarakat Panekan.

Acara diawali dengan Pembukaan dilanjutkan Sambutan  Camat Panekan bpk Djuri D. sos yg intinya mengucapkan Selamat atas dibangunnya kantor Badan Kerja Sama Antar Desa ( BKAD )kecamatan Panekan harapan kita semua semoga Kantor BKAD ini bisa bermanfaat utk kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat wilayah kecamatan Panekan serta bisa mempererat hubungan Antar desa diwilayah kecamatan Panekan.

Sebagai tanda peletakan batu pertama pembangunan kantor BKAT Kec. Panekan dilaksanakan Do'a yang yang dipimpin oleh  bpk Amirudin dan pemotongan tumpeng oleh Camat Panekan. (R. 03)