Kamis, 10 Januari 2019

Danramil 0804/06 Maospati Bersama Forkopimca Hadir Rapat Pennetapan APBDes 2019 Desa Sumberejo


Magetan - Danramil 0804/06 Maospati bersama Forkopimca menghadiri  Rapat Pennetapan APBDes 2019 Desa Sumberejo, bertempat di ruang pertemuan balai Desa Sumberejo Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan. Kamis(10/1/2019)

Hadir pada acara penetapan APBDes 2019 Desa Sumberejo diantaranya Camat Maospati Bapak Andri RH S,Ip,  Danramil 0804/06 Maospati Kapten Inf Suryo Margono, Kapolsek Maospati diwakili oleh Kanit Sabara Iptu Supriyadi, Kepala Desa Sumberejo Bapak Supriyanto, Babinsa Serda Mahmudi,  Babinkamtibmas, Seluruh perangkat Desa Sumberejo, Ketua BPD,  toga,  tomas serta ibu PKK Desa Sumberejo. Dalam pembacaan Penetapan APBDes di bacakan oleh Sekdes Ibu Rubingatun.

Dalam sambutan Camat Maospati Bapak Andri Rh S.Ip menyampaikan  bahwa agar setiap kegiatan atau program kerja yang dimasukkan dalam APBDes agar benar-benar yang diproritaskan, bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat dan dikelolah secara profesional supaya anggaran yang diterima oleh Pemerintah Desa tidak menjadi sia-sia dan benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat di Desa Sumberejo. "kesepakatan-kesepakatan yang telah disepakati dalam musyawarah desa kali ini dituangkan dalam Berita Acara Musyawarah Desa yang ditandatangani bersama oleh Kepala Desa Sumberejo, Ketua BPD dan prewakilan dari Tokoh Masyarakat Desa Sumberejo“ ungkapnya

Sementara itu Danramil 0804/06 Maospati  Kapten Inf Suryo Margono mengingatkan agar nantinya APBDes di laksanakan sesuai program yang telah di tetapkan dan dituangkan sesuai kesepakatan . Semua anggota BPD dan masyarakat ikut mengawasi penggunaan anggran, Dana Desa, karena dana dan anggaran yang diberikan itu harus di wujudkan dengan pembangunan yang memberi manfaat sesuai apa yang sudah di tetapkan, Kepala Desa, BPD dan warga masyarakat harus bersinergi untuk bersama – sama mengawasi pelaksanaan program pembangunan yang ada di desa Sumberejo selain itu semua dana dan anggran yang turun harus jelas peruntukan dan pertanggung jawabanya. [R06]

Anjangsana Merupakan Sarana Komsos Bagi Babinsa Dengan Warga Binaan


Magetan - Komunikasi Sosial, merupakan salah satu metode binter,yang di miliki oleh aparat teritorial. untuk mencapai kesepahamam dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dengan seluruh komponen masyrakat.

Sebagian pasukan Apkowil Komsos sangat di perlukan.guna menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif, terutama di bidang pertahanan wilayah. Untuk mewujudkan tercapainya hal tersebut Babinsa Desa Sidokerto, Sertu  Suyatno melaksanakan terus menerus melaksanakan anjangsana guna memelihara silaturahmi dan komunikasi sosial dengan warga di wilayah binaannya.

Danramil 0804/02 Plaosan Kapten Inf Waluyo Utomo menyampaikan pentingnya Kemanunggalan TNI dengan rakyat. Untuk mewujudkan kemanunggalan tersebut diperlukan langkah-langkah untuk memabangun kebersamaan bersama masyarakat melalui terpeliharanya komsos dengan warga di desa binaan.“Untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, kita harus membangun kebersamaan antara Babinsa dan warga binaannya.” ungkap Danramil.

Membangun kebersamaan dengan masyarakat penting dilakukan agar terbentuk dan terbinanya mitra karib jaring teritorial. Dengan terbentuknya sinergitas antara Babinsa dan masyarakat akan mampu mendeteksi secara dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat terhadap permasalahan yang mungkin terjadi. Sehingga dapat diambil langkah-langkah dan tindakan yang tepat dan tuntas dalam setiap penyelesaian masalah. “imbuhnya” (R.02)


Tingkatkan Disiplin Satuan Linmas Desa Bungkuk, Koramil 0804/04 Parang Berikan Latihan PBB


Magetan - Kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas ataupun kegiatan, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal.

Demi melatih kedisiplinan Linmas, Sertu Suharno Babinsa Desa Bungkuk Kecamatan Parang bersama Bhabinkamtibmas berikan pelatihan PBB kepada Sat Linmas di desa binaan, Kamis (10/01/19).

"Untuk memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan dan keamanan, Linmas merupakan bagian dari masyarakat yang harus bisa memberi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat Bela Negara, itulah tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan PBB tersebut," tegas Sertu Suharno.

Pada kegiatan tersebut Sertu Suharno dan Bhabinkamtibmas mengajarkan metode praktek langsung berupa gerakan ditempat yang diikuti oleh 31 orang anggota Linmas Desa Bungkuk yang sudah terpilih. Gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilatihkan terdiri dari lencang kanan, hadap kanan/kiri, balik kanan, penghormatan dan sikap istirahat.

Sementara itu para Linmas yang mendapat pelatihan terlihat antusias dalam melaksanakan latihan ini dengan penuh rasa semangat dan senang hati. Semangat anggota Linmas itu membuat Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bungkuk merasa bangga, walau rata -- rata sudah berumur tidak muda lagi tetapi mereka (Linmas) tetap semangat dalam menjalankan pelatihan PBB.(R 04)

Rabu, 09 Januari 2019

Danramil 0804/09 Sukomoro Menghadiri Sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga Desa Tamanan


Magetan - Komandan Koramil 0804/09 Sukomoro Kapten inf Efendi Santoso menghadiri kegiatan sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga bertempat di balai desa  Tamanan Kec. Sukomoro Kab. Magetan. Rabu 09/01/2019.
  
Hadir dalam kegiatan , camat sukomoro Bpk Irianto st mm , Danramil 0804/09 Sukomoro Kapten inf Efendi Santoso , Kapolsek Sukomoro AKP Jumiran , kepala Desa Tamanan Suyoto , Babinsa desa Tamanan sertu Saiman ,Bhabinkamtibmas seluruh perangkat desa dan warga sebanyak 60 orang .

Komandan koramil 0804/09 Sukomoro menyampaikan untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dan untuk menjadi keluarga samawa kita harus selalu intropeksi diri dalam rumah tangga sudahkah kita mencukupi kebutuhan istri seperti sandang pangan dan papan  karena semua itu bisa mengurangi terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga. Kita sebagai seorang muslim kita ikuti aturan aturan agama kita gauli istri dengan harmonis dan islami. Bahwa keluarga harus bersatu untuk menjaga keharmonisan di suatu keluarga jangan sampai menimbulkan kekerasan dalam suatu keluarga  , maka sebagai kepala keluarga harus menjaga keharmonisan suatu keluarga yang sejahtera . Jangan sampai kepala keluarga menberi contoh yang tidak baik.

Masalah keluarga merupakan individu keluarga jangan sampai menimbulkan kekerasan  , kalau ada masalah di  keluarga harus di pecahkan bersama dalam keluarga , dalam uu pasal 1 ayat 1 no 23 tahun 2004  , setiap perbuatan orang atau rumah tangga terutama terhadap perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik seksual , psikologis atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan atau merampas kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkungan rumah tangga .

Kepala Desa Tamanan mengucapkan trimakasih kepada muspika yang telah menberi  materi sosialisasi mengenahi kekerasan dalam rumah tangga. Mudah mudahan dengan adanya sosialisasi tentang KDRT warga desa Tamanan semakin sadar akan tentang keharmonisan dalam rumah tangga sehingga menjadi keluarga yang samawa. (R 09)

Babinsa Desa Jeruk Mengawal Pemungutan Suara Pemilihan BPD Masa Bhakti 3019-2025


Magetan  - Babinsa Desa Jeruk Sertu Budi Wiyono mengawal pemungutan suara pemilihan BPD yang bertempat di Balai Desa Jeruk kec Kartoharjo Kab.Magetan. Hadir dalam Acara tersebut Forkopimca Kec.Kartoharjo,Kades Jeruk Bpk.Joko Siswanto,perangkat Desa jeruk dan peserta pemilihan serta tamu undangan.  Rabu (09/01/2019)

Babinsa Desa Jeruk Sertu Budi Wiyono melaksanakan tugasnya mengawal kegiatan pemungutan suara pemilihan BPD dengan semangat yang tinggi terlihat sebelum acara dimulai sudah berada di balai Desa Jeruk dan sampai acara selasai perlu kita ketahui bersama khususnya di Desa (BPD) adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa berdasarkan perwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.

Pemdes Jeruk Kecamatan Kartoharjo. Magetan melaksanakan Pengisian keanggotaan BPD  Pengisian dilakukan berdasarkan keterwakilan wilayah, 9 peserta dan pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan perempuan di ikuti 4 peserta.semua ini sebelumnya sudah diadakan musyawarah,dan kemufakatan dengan elemen masyarakat.

Dalam peraturan tentang BPD, Permendagri No 110 Tahun 2016 disebutkan bahwa kelembagaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terdiri atas, pimpinan dan bidang. Bidang BPD terdiri dari Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Pembinaan Kemasyarakatan, dan Bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan masyarakat Desa.

Kades Jeruk bpk.Joko Siswanto Menjelaskan Adapun yang dimaksud dengan pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan wilayah, yaitu memilih calon anggota BPD dari unsur wakil wilayah pemilihan dalam desa. Unsur wakil wilayah adalah masyarakat desa dari wilayah pemilihan dalam desa. Yang dimaksud dengan wilayah dalam desa seperti wilayah dusun, rukun warga (RW) atau rukun tetangga (RT)." Terangnya Joko (kades)

Sementara itu,Lanjut Kades Jeruk, jumlah anggota BPD dari masing-masing wilayah ditetapkan secara proposional dengan memperhatikan jumlah penduduk, jumlah anggota BPD ditetapkan dengan jumlah gasal (ganjil), paling sedikit 5 orang dan paling banyak 9 orang.

Pengisian anggota BPD berdasarkan keterwakilan perempuan dilakukan pemilihan untuk memilih satu orang perempuan sebagai anggota BPD.Harapan saya siapapun yang terpilih dapat bekerja sama dengan Pemdes juga masyarakat jeruk untuk mambangun kemajuan desa.bisa bersama untuk memajukan desa.Bisa menjadi Pengamat,Pengawas dan pelopor demi kemajuan,kesejahteraan desa banjarejo. Dan yang perlu digaris bawahi bagi Peserta BPD adalah ketentuan lebih lanjut mengenai BPD diatur dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota." Pungkas Kades Jeruk. (R.08)